Rabu, 18 April 2012

Kunjungan Tamu dari Kleve Jerman ke SMK GKPI 1 Siantar

Hubungan antara Kleve dengan Silindung telah berlangsung selama 30 tahun. Program yang di laksanakan didalam paralealeon ini antara lain adalah pertukuran pemuda baik dari Kleve maupun dari Silindung. Pada tgl 11 Nop 2012 ketiga tamu kita yaitu Rev. Hans Joachim Wefers (Superintendent Evangelischer Kirchenkreis Kleve /Praeses). Rev. Pfarrer Johannes Fries (Pendeta di Weeze and Kervenhein, member of Patnership Commite) dan Ruth Pattay (member of Patnership Committe. telah sampai di Medan dan mereka pada hari minggu  beribadah ke GKPI Padang Bulan.
Tamu kita ini rindu untuk bertemu dengan Pdt. Maurid Simamora dengan demikian mereka menuju GKPI Padang Bulan.. Di dalam Ibadah   GKPI Padang Bulan memperkenankan Tamu kita ini untuk memperkenalkan dirinya kepada jemaat. Mereka senang melihat pengunjung ibadah yang banyak.






Selanjutnya pada hari Selasa tgl 14 Nopember  ketiga tamu kita ini turut dalam ibadah pagi di Kantor Pusat. Di dalam  ibadah kali ini  nyanyian yang dipilih adalah  Buku Nyanyian untuk pertemuan dan kebaktian kebaktian Persahabatan Evbangeliscer  Kirchenkreis Kleve- Silindung/GKPI.  Dalam kesempatan ini Ketiga tamu kita memperkenalkan diri dan menjelaskan secara ringkas akan keberadaan Gereja di Jerman.

Diruangan Sekjend, Tamu menyerahkan cendramata kepada GKPI berupa Kalender 2013 yang memuat foto-foto perkunjungan Silindung ke Kleve pada tahun 2012 ini. Usai dari Kantor, perjalanan dilanjutkan menuju SMK GKPI. Di sana mereka berbincang-bincang dengan kepala sekolah, guru dan beberapa siswa. Saat perbincangan dengan Kepala Sekolah SMK 1 , Pak Siagian mengatakan salah satu tantangan  di dalam mendidik adalah  penegakan disiplin. Rev. Johannes Fries membenarkan ucapan tersebut.

Hal ini juga di alami di Jerman. Penegakan disiplin  adalah menjadi suatu masalah. Hal ini barangkali disebabkan banyaknya orang tua saat ini menjadi orang tua tunggal. Peranan sebagai orang tua tunggal terjadi adalah  disebabkan oleh perceraian. Anak-anak kurang perhatian dan kesepian. Hal ini juga disebabkan oleh orang tua yang bekerja. Akibatnya sang anak tidak dapat berkonsentrasi dan hiperaktif.

Populasi penduduk beragama lain di Jerman, misalnya Islam, berkembang. Jerman menerima semua orang.  Pendidikan Agama lain juga diberikan di Jerman. Pengajaran agama lain adalah suatu komitmen untuk hidup bersama.

Mereka juga mengapresiasi keberadaan SMK GKPI 1, sebab mereka mengatakan bahwa Sekolah di Jerman tergantung kepada teknologi, sedangkan sekolah di Indonesia dapat mengajar dengan segala keterbatasan teknologi. Dengan kata lain Guru Guru di Indonesia mengajar dengan hati. Gereja-gereja di Jerman juga mengelola Sekolah.

Usai berbincang bincang dengan Kepala Sekolah dan beberapa Guru dilanjutkan dengan mengunjungi kelas-kelas yang ada di SMK tersebut. Mereka melihat keterbatasan teknologi yang ada, para guru juga mengatakan bahwa alat-alat untuk praktek Otomotif adalah mesin-mesin yang sudah tua. Mereka membutuhkan ala-alat praktek yang baru. Mereka juga mengunjungi perpustakaan sekolah yang sederhana. tepat saat dikunjungi pengunjung perpustakaan sepi  sebab para Siswa sudah memulai proses belajar mengajar.

Perjalanan kembali dilanjutkan ke PA Mamre. Di sana Ibu Floridabr Sitorus dan Ibu Diak Marice Sitorus... telah menunggu kehadiran dari tamu kita ini.  Saat bersama-sama dengan Anak PA Mamre Bapak Rev.Joachim. memainkan gitar mengiringi anak-anak bernyanyi, antara lain lagu Dalam Yesus kita bersaudara.  Bapak  Rev. Joachim mengatakan dahulu Ia adalah Guru Sekolah Minggu. Ia amat senang melihat anak-anak menyanyi dengan riang. Ibu Ruth mengatakan, kunjungan ke Mamre adalah kunjungan kali kedua setelah tahun 2006 yang lalu. Saat kunjungan pertama itu amat berkesan bagi dirinya karena ada pesta penyambutan kehadiran mereka yang dilakukan dengan meriah.

Pada malam harinya ada jamuan makan malam di rumah Bapak Sekjend Pdt. O. Pasaribu, M.Th. jamuan makan malam itu begitu familiar dan bersahaja. Pada jamuan makan malam tersebut para Kepala Biro turut hadir dalam acara makan malam tersebut.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Pengumuman

smk gkpi-1 pematangsiantar

Facebook