Kamis, 07 Februari 2019

KEGIATAN PECINTA ALAM


Hasil gambar untuk gambar kegiatan pecinta alam
Fisik yang kuat adalah modal utama bagi yang ingin menjadi bagian dari kegiatan pencinta alam. Setiap organisasi pencinta alam, termasuk organisasi ekstrakurikuler (ekskul) di sekolah, pun berlomba-lomba melatih fisik para anggotanya sehingga mampu menjadi pencinta alam (PA) yang sesungguhnya. Mendaki gunung, memanjat tebing, dan menelusuri gua-gua adalah beberapa contoh kegiatan anak pencinta alam. THAB (Teknik Hidup di Alam Bebas)

Apabila kita akan mengadakan suatu kegiatan yang berkaitan dengan alam bebas, maka kita harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan terencana, karena alam sulit untuk kita prediksi, bahkan terkadang sesuatu yang tidak kita harapkan bisa terjadi,Misalnya :

a. Tersesat
b. Kehabisan air dan bahan makanan, dll.
Materi THAB meliputi poin-poin penting, diantaranya: Packing, Bivoack, Survival, PP (Pertolongan Pertama), Pengenalan Medan.

A. PACKING

Packing adalah penataan barang yang kita bawa atau menata barang ke dalam tas carier agar mudah mengeluarkannya, mudah dibawa dan terlihat rapi, dengan berat ideal
1/3 dari berat badan kita.hal ini tentunya bertujuan agar kita dapat dengan mudah dan nyaman dalam melakukan aktifitas dan perjalanan.

Yang perlu diperhatikan dalam packing, antara lain : Kenyamanan, Kerapian dan Keindahan.

- Kenyamanan, maksudnya : nyaman untuk dibawa, tidak sakit, tidak goyang urut-urutannya, penempatannya teratur agar mudah ketika mengambil barang yang dibutuhkan.
- Kerapian dan keindahan, maksudnya : tas carier terlihat rapi dan indah dipandang mata.
Prinsip-prinsip packing:
- usahakan pakaian dibungkus dengan plastik
- barang yang paling berat diletakkan di atas, yang ringan di bawah
- barang yang paling dibutuhkan segera(obat, ponco, alat sholat) diletakkan di bagian atas
- barang yang berongga diisi, misal: rantang dll

B. BIVOAC

Bivoac adalah tempat berlindung atau shelter untuk melindungi tubuh dari cuaca maupun binatang, yang perlu diperhatikan dalam mencari tempat untuk bivoac, antara lain:

- Di atas tanah yang padat
- Jangan terlalu dekat dengan pohon
- Hindari daerah lintasan binatang
- Hindari terpaan angin secara langsung
- Hindari daerah lintasan air atau sungai kering
- Perhatikan keadaan tanah sekitar, misal: tanah longsor
Tujuan bivoac:
- Melindungi diri dari faktor alam dengan tidak merusak alam atau lingkungan
- Merupakan tempat survivor
- Tempoat koordinasi
- Sebagai tanda komunikasi
Sebab-sebab bivoac:
- Tersesat
- Perjalanan terhenti, misal: karena hujan, badai dll
- Kemalaman atau operasi SAR

Bahan yang dipakai dalam membuat bivoac:

- bahan dari alam : pohon tumbang
- bahan kering : ranting, goa atau lubang
- bahan sintetik : ponco atau mantel

Jenis-jenis bivoac:

- bivoac darurat berupa daun dan ranting
- bivoac sementara berupa ponco atau mantel
- bivoac semi permanen berupa goa atau gubuk sementara
apabila memilih gua, kita harus memastikan tempat ini bukan persembunyioan satwa. Gua yang akan ditinggali juga tak boleh mengandung racun. Cara klasik untuk mengetahuiada tidaknya racun adalah dengan memakai obor. Kalau obor tetap menyala dalam gua tadi artinya tak ada racun atau gas berbahaya di sekitarnya.

Sumber : Kegiatan pecinta alam


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Pengumuman

smk gkpi-1 pematangsiantar

Facebook