Kamis, 07 Februari 2019

Wujud Nyata Revitalisasi SMK dan Pemajuan Kebudayaan, Mendikbud Resmikan Laboratorium Seni Budaya

Malang, Kemendikbud --- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, meresmikan laboratorium seni budaya di sekolah menengah kejuruan (SMK) Muhammadiyah 5 Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ia berharap bantuan laboratorium seni budaya yang diberikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dapat meningkatkan kreativitas siswa dan mendorong hadirnya karya-karya baru.

"Digunakan sebaik-baiknya, seoptimal mungkin. Saya lebih suka bantuan pemerintah rusak karena sering dipakai, daripada rusak tetapi tidak pernah dipakai. Tapi, yang paling bagus ya dipakai dan tidak rusak, karena dirawat dengan baik," pesan Mendikbud Muhadjir Effendy di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, Senin (4/2/2019).
Tak lupa Mendikbud berpesan agar keberadaan laboratorium ini juga dapat memberikan dampak lebih luas pada lingkungan sekitarnya. "Jangan hanya digunakan oleh sekolah yang mendapatkan bantuan saja. Tetapi juga dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah lain di sekitar sini. Bikin kolaborasi pentas seni antarsekolah. Pokoknya dioptimalkan," pesannya.
Bantuan laboratorium seni budaya ini menjadi wujud konkret komitmen Kemendikbud dalam melakukan revitalisasi SMK sekaligus upaya pemajuan kebudayaan. Direktur Kesenian, Restu Gunawan mengungkapkan, total bantuan yang dikucurkan pemerintah melalui Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan senilai 750 juta rupiah.
Bangunan yang menyerupai gedung pertunjukan ini dilengkapi fasilitas audio visual dengan kapasitas 80 sampai 100 orang. Dibangun sejak tahun 2018, spesifikasi bangunan beserta peralatannya telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan Kemendikbud.
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, Arif Joko Suryadi, menyampaikan bahwa gedung bantuan dari Kemendikbud ini akan diberi nama Kasman Singodimedjo, seorang tokoh Muhammadiyah yang baru saja mendapatkan gelar pahlawan nasional.
Bantuan dari Kemendikbud akan dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk pengembangan bakat dan minat siswa. Tidak hanya siswa SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen saja, tetapi juga untuk sekolah-sekolah di sekitar. "Semoga ini dapat menjadikan sekolah kita semakin berprestasi dan mampu berkompetisi di era industri 4.0," ujar Kepsek Arif.
sumber:BKLM Kemendikbud
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Pengumuman

smk gkpi-1 pematangsiantar

Facebook